Rabu, 10 Februari 2016

[30HMSC hari ke11] Arti Menunggu

"Sedari dulu aku suka menunggu. Bagiku, menunggu adalah caraku merayakan waktu luang yang tiba-tiba ada, yang bisa aku nikmati tanpa rasa bersalah."

Tobi, sore ini selepas memetik tomat di kebun, aku meraih surat kabar edisi beberapa hari lalu yang dibawa Paman Lintar dari rumah dan tergolek begitu saja di atas keranjang. Aku membaca kisah berjudul "Arwah Kunang-kunang" dan berhenti beberapa detik, dan mungkin menit, untuk memikirkan kalimat yang kunukil di pembuka suratku ini. 

Aku juga suka menunggu. Tapi, bagiku, menunggu bukan waktu luang yang 'tiba-tiba' ada. Menunggu adalah caraku merayakan sepenuhnya waktu. Dari jarum jam yang berdenting hingga almanak yang diturunkan dari dinding dan ditukar oleh yang baru. Bagiku, setiap waktu adalah menunggu. Dan aku menikmatinya tanpa pernah merasa bersalah.

Apa kau marah di sana, Tobi? Aku tahu kau tak suka menunggu dan apalagi menjadi seorang yang ditunggu. Tapi aku tak peduli. Kurasa, aku masih tetap bisa merayakan waktu luang, di seluas ladang jeruk, di sepadang kisah yang kutuliskan di bawah ranting-ranting rindu.

Aku tak membual akan sanggup menunggu hingga usia melapukkan raga. Tapi sepanjang hari ini Tobi, aku masih tetap menunggumu...



#30 Harimenulissuratcinta hari ke-11



12 komentar:

  1. lamalama aku penasaran sama Tobi ini :/


    -Ikavuje

    BalasHapus
    Balasan
    1. besok kuganti nama biar ilang penasarannya :p

      Hapus
  2. menunggu adalah titik dimana memaknai waktu, hingga pada akhirnya titik jenuh menyapa

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga tidak disapa sang jenuh dalam waktu dekat ini :)

      Hapus
  3. wah ikutan juga yaaa menulis selama 30 hari ya mbak
    gak jago menulis giniaan mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. nulis ginian cuma butuh 10% kejagoan dan 90%nya kekonsistenan, Fajar :)

      Hapus
  4. Orang yang menunggu pasti mengharap, bener gak sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. terkadang nggak perlu alasan untuk sebuah penantian, tsaaah :)

      Hapus
  5. Kalau saya paling males disuruh menunggu, kecuali menunggu antrian hehe

    BalasHapus
  6. Kadang yang nunggu akan lebih duluan pergi sih, tsaaah

    Salam,
    Roza.

    BalasHapus
  7. aku mah nunggu lahiran mbaknyaaa

    salam
    riby

    BalasHapus
  8. Kalo arti ditunggu itu apa mbak wiwik?

    Salam,
    Rava.

    BalasHapus

Terimakasih sudah meninggalkan komentar. Mohon untuk selalu berkomentar dengan bahasa yang baik dan tidak SARA, ya.