Senin, 25 Januari 2016

Humanitas Guest House Pematangsiantar; Asri, Bersih dan Murah.



Kebahagiaan apalagi yang dirasakan seorang anak yang bisa mengajak keluarga besar piknik dan mendapatkan penginapan bersih, nyaman juga murah? Oh, ini tentu kebahagiaan seorang anak yang belum bisa mengajak orang tua dan adik-adiknya menginap di hotel bintang lima. ^_^
Sebenarnya saya bukan sedang berapologi,
namun benar adanya, di kota Pematangsiantar ketika kami memutuskan menginap setelah satu harian menikmati kebun teh Sidamanik dan seru-seruan di Kebun Binatang, kami memang tak menemukan (tepatnya tak melewati) hotel berbintang. Sementara info dari seorang teman, ada sebuah Guest House nyaman di Jalan H.Adam Malik, tepatnya di depan Gedung Bank Indonesia Pematangsiantar. Oh, ya, Pematangsiantar ini kurang lebih 130km dari Medan dan 50km dari Prapat. Jadi ini memang kota persinggahan bagi pejalan dari kota Medan sebelum ke Prapat, Danau Toba.
Malam masih belia ketika kami akhirnya menemukan Guest House Humanitas. Bangunanan utama yang peninggalan Belanda diapit oleh dua buah sayap yang merupakan deretan kamar-kamar dengan halaman dan taman yang luas langsung membuat hati saya gembira. Sambil berjalan menuju resepsionis saya berdoa, semoga ada kamar tersisa untuk kami.
Alhamdulillah, kami mendapatkannya. Walau tak ada family room seperti yang saya inginkan untuk saya dan anak-anak, tetapi kami mendapatkan tiga kamar standar terakhir yang tersedia. Persis bersebelah-sebelahan. Maka satu kamar untuk Bapak dan Ibu, satu untuk dua adik remaja saya plus gadis kecil sulung saya, dan satu lagi untuk saya beserta dua balita. Mbak petugas menawarkan dua pilihan kamar. Kamar standar non AC seharga IDR 150k dan dengan AC 250k. Demi kenyamanan anak-anak, saya memutuskan mengambil kamar berAC walau kemudian, cuaca Pematang Siantar yang sudah cukup sejuk membuat anak-anak lebih memilih mematikan AC.
Kamarnya memang tak terlalu luas, tetapi cukup nyaman. Satu buah televisi digantung di dinding bersebelahan dengan lemari pakaian dua pintu. Satu buah meja dengan teko dan dua gelas beserta handuk dan sabun, sudah tersedia di atasnya.  Anak-anak yang kelelahan langsung naik ke kasur setelah mandi dan berganti pakaian. Dan saya tak sempat mengabadikan kamar dengan kamera karena sudah kehabisa daya.

Satu hal yang membuat kurang nyaman adalah, saya mendapatkan bak mandi yang bocor sehingga saya harus menyalakan kran dan menunggu air cukup tersedia terlebih dahulu sebelum saya mandi. Tetapi setelah saya cek ke kedua kamar lainnya, kamar mandi mereka aman. Artinya, Guest House ini masih sangat-sangat layak direkomendasikan.

Keheningan pagi terkoyak oleh suara sahut-sahutan binatang. Tak salah lagi, itu adalah sekolompok orang hutan yang menghuni kebun binatang Siantar. Memang, kebun binatang Siantar yang koleksinya terkengkap di Sumatera Utara milik ayahanda artis Raline Syah ini persis berada di belakang Guest House Humanitas.

Walau tidak memiliki restoran, tamu tetap mendapat sarapan yang diantar langsung ke meja beranda. Menunya bisa memilih, ingin nasi udhuk (nasi lemak/nasi gurih) atau nasi putih biasa. Sayangnya, minumnya tak bisa memilih apakah teh atau jus ^_^

Oke, catatan dari saya;
-     *Jika Anda berencana berlibur ke Pematang Siantar dan berniat menginap di Humanitas, maka lakukan reservasi sebelumnya. Sebab Guest House ini selalu full terutama saat liburan.
-      *Pembayaran di Humanitas dilakukan pada saat akan masuk dan hanya bisa cash, maka siapkan uang cash seperlunya.
-         *Jika Anda bukan seorang yang maniak dingin, saya sarankan ambil saja kamar non AC. Percayalah, udara di Siantar masih cukup sejuk dan murni.
-          Alamat Humanitas: Jl.H.Adam Malik No.8 P.Siantar, Sumut. Telepon (0622) 28618



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah meninggalkan komentar. Mohon untuk selalu berkomentar dengan bahasa yang baik dan tidak SARA, ya.