Senin, 07 Desember 2015

[Cerpen Ririn] Berteman dan Bermain

Hari Minggu saat melihat laptop nganggur, Kak Ririn langsung fokus. Tak sampai satu jam, surprise Kak Ririn menyelesaikan satu buah cerita pendek. Walau konfliknya bercabang, tetapi untuk cerpen perdana ini sungguh membuat ibunya terharu ^_^



Tetap semangat, ya, Nak...
***

BERTEMAN dan BERMAIN
               
Di siang yang terik Zimo, Elfi, dan Kiko sedang bermain bajak laut di taman, ditemani kakek nya Zimo.
Tiba-tiba ayah dan ibu nya Erlin datang sambil sibuk mencari gelang emas milik ibu nya Erlin yang hilang. Tapi, di mana Erlin ? Ternyata ia sedang termenung di bangku sendirian.

“Ada apa dengan mu Erlin?“ tanya Zimo.


“Aku tidak tahu ingin bermain dengan siapa,“ keluh Erlin.


“Kalau begitu main saja dengan kami!“ hibur  Kiko.

Erlin pun mau sambil menunggu ibunya mencari gelang emasnya. Tetapi, Erlin tidak ingin bermain bajak laut ia ingin bermain peri-perian bersama Elfi. Erlin tidak mau bermain dengan anak laki-laki.

“Kalau begitu mari kita bermain badminton saja “ usul kakek nya Zimo.

Mereka pun bermain badminton. Tapi, ada masalah lagi ketika pembagian kelompok. Erlin ingin sekelompok dengan Elfi sedangkan kakek menyuruh Elfi sekelompok dengan Zimo dan Erlin dengan Kiko. Terpaksa Erlin sekelompok dengan Kiko.

Tiba-tiba Erlin memukul bolanya terlalu keras sehingga bolanya keluar  taman. Ketika Erlin mengambil bolanya, ia menemukan sebuah benda berwarna emas. Ternyata itu gelang emas milik ibunya Erlin.

Selesai bermain, kakek bertanya kepada Erlin “ Jadi, menurutmu permainan badminton ini untuk laki-laki atau perempuan? “

“Untuk keduanya kek “ sahut Erlin.

Sekarang, Erlin mengerti bahwa bermain tidak bermasalah dengan laki-laki atau perempuan. Tapi, mainnya jangan berlebihan ya!

Medan, 29 November 2015

1 komentar:

  1. Wah Kak Rin rajin ya nulisnya, moga kelak bisa jadi cerpenis terkenal aamiin.

    BalasHapus

Terimakasih sudah meninggalkan komentar. Mohon untuk selalu berkomentar dengan bahasa yang baik dan tidak SARA, ya.