Kamis, 07 Desember 2017

Aroma Saka


AROMA SAKA
Oleh: Wiwik Waluyo

Aku tak bisa berdamai dengan aroma saka (gula merah yang berasal dari tebu) sejak berusia sembilan tahun. Saat itu, kudengar pertengkaran Apak dan Amak perihal aku dan Uda Frans. Pertengkaran yang tak kumengerti mengapa harus terjadi.
Seperti anak lain, hari-hariku habis untuk belajar di sekolah, mengaji di surau dan membantu Amak di rumah. Nilai-nilai sekolahku bagus dan mengajiku lancar. Aku jarang membangkang nasehat orangtua. Kecuali satu hal, tak bisa kuturuti perintah Apak untuk menjauhi Uda Frans.

Rabu, 06 Desember 2017

Waktu Selalu Memiliki Pahlawannya Masing-masing


Hai Ibu, apa kabar di sana? 

Aku mimpi berjumpa denganmu tiga pekan lalu. Surprise, setelah dua puluh tiga tahun kita berpisah, dan kuyakin kulit ibu sudah mengeriput macam kulit jeruk kering, ternyata aku salah. Ibu segar sekali sekarang. Kulit Ibu mulus lembut nan bercahaya. Aku sampai pangling dan takut mendekat. Kukira ibu hantu.

Duh, keterlaluan sekali dugaanku. Jangan jewer aku, ya…

Jumat, 13 Oktober 2017

[Lomba Menulis Feature SD Kemdikbud 2017] PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS RUKUN IMAN



PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS RUKUN IMAN
Oleh: Dwi Asih Rahmawati

Tahun lalu, pada suatu kesempatan berdua dengan Ririn (kelas lima Sekolah Dasar), saya bertanya apakah teman-temannya di sekolah pernah menunjukkan  video aneh dari gawai mereka?
            “Pernah.” Jawab Ririn spontan dan jujur.
            Saya terlonjak. Dada saya berdenyaran dan berusaha saya stabilkan dengan istighfar yang saya rapal di dalam hati.
            “Kakak dikasi lihat video apa, Nak?” Tanya saya hati-hati, berharap ia akan lebih terbuka.
Mmm, Kakak mau cerita, tapi Mama janji nggak marah, ya?”

Selasa, 19 September 2017

[Pemenang 1 Sayembara Cerber Femina 2016/2017] Pada Sekaleng Tancho Bag 4


4.    Pada Sekaleng Tancho
Aku terbangun oleh suara percakapan orang-orang. Jam di ponsel sudah menunjukkan pukul 06.01. Tadi malam aku masuk kamar hampir dini hari karena menunggu empat ekor penyu yang bertelur. Kukucek mata yang masih terasa menyimpan kotoran dan segera bangkit menuju sumur di samping rumah.
Kulihat Hazri sedang menggali lubang di dalam bak pasir penetasan. Lubang itu untuk menanam lima belas persen telur penyu dari keseluruhan yang behasil ia kumpulkan semalam. Sementara ayah menyusun telur-telur lainnya di kotak kayu tak jauh dari Hazri. Telur yang disusun ayah akan dijemput oleh orang Raja Bachrum dan diperdagangkan di Tarempa.

[Pemenang 1 Sayembara Cerber Femina 2016/2017] Pada Sekaleng Tancho Bag 3


3.    Nyanyian Rindu
Baba dan Cik Hafsah mengantarku ke dermaga. Baba bahkan menyusun sendiri barang-barang sembako ke dalam pompong. Maklum, Durai itu hanya pulau kosong, jika ada kesempatan datang ke sana, Baba dan Cik Hafsah selalu banyak membawa sembako untuk persediaan ayah dan maknya.
Baba memandang ke langit yang cerah. Angin hanya sepoi dan laut sedang teduh. Pak Ngah segera menghidupkan mesin pompong. Baba mencium puncak kepalaku dan Cik Hafsah memelukku. Seperti akan berpisah lama saja. Aku melepaskan diri dari keduanya dan segera melompat ke pompong.

[Pemenang 1 Sayembara Cerber Femina 2016/2017] Pada Sekaleng Tancho Bag.2


2.    Bantal Kapuk
Berdiri di bingkai jendela dengan pikiran terbang ke mana-mana (hanya ke Sambung Hidup dan ke Durai bilang ke mana-mana) membuat kakiku pegal. Aku segera membuka lemari pakaian dan mengambil handuk untuk mandi.
Setelah segar, tak bisa kutahan diri untuk rebah di kasur yang dibungkus rapi dengan seprai motif kembang  matahari. Empuk. Seperti kata Cik Hafsah, ini kasur baru menggantikan tilam kapuk milikku yang dulu. 

[Pemenang 1 Sayembara Cerber Femina 2016/2017] Pada Sekaleng Tancho Bag 1



Pada Sekaleng Tancho
Oleh: Dwi Asih Rahmawati (Dulu-dulu ngirim cerpen ke Femina pake nama Wiwik Waluyo nggak ada yang nyangkut. Coba pake nama KTP, alhamdulillah :D)

11. P U L A N G
Pada musim Utara yang ganas.
Ketika ombak Laut Tiongkok Selatan kerap menggulung-gulungkan bahtera.
 Aku pulang ke sebuah teluk kecil.
Demi sebuah hal besar yang tersimpan dalam sekaleng Tancho.